Warehouse Management System: Pengertian, Proses, dan Keunggulan
Oleh Tim Distri · · Diperbarui · 4 menit baca

Daftar isi
- Mengenal Warehouse Management System
- Proses WMS
- 1. Penerimaan Produk
- 2. Penyimpanan
- 3. Pengambilan Barang
- 4. Pengemasan
- 5. Pengiriman
- 6. Pengembalian
- 7. Laporan
- Keunggulan WMS
- 1. Kecepatan Proses Handling
- 2. Memudahkan Penyimpanan dan Pengecekan Barang
- 3. Menghemat Budget untuk Biaya Peralatan
- 4. Meningkatkan Pelayanan Konsumen
- Mengelola Gudang dengan Distri
Ringkasan
- WMS (Warehouse Management System) adalah perangkat lunak untuk mengelola pergudangan secara real-time, dari penerimaan dan penyimpanan stok hingga pengemasan dan pengiriman.
- Proses WMS: penerimaan produk, penyimpanan, pengambilan barang, pengemasan, pengiriman, pengembalian, dan laporan.
- Keunggulannya: proses handling lebih cepat, penyimpanan dan pengecekan barang lebih mudah, hemat biaya peralatan, dan layanan pengiriman ke konsumen lebih baik.
Menyimpan stok ketersediaan produk tidak boleh sembarangan, alih-alih perusahaan untung justru bisa buntung jika proses penyimpanan barang tidak dilakukan dengan baik. Untuk menghindari masalah ini, perusahaan sebaiknya menggunakan warehouse management system atau biasa disebut WMS, apa itu? Mari kenali lebih dekat pengertian, kegunaan, dan rekomendasi aplikasi terbaiknya!
Baca jugaAplikasi Stok Gudang untuk Perusahaan: Fitur dan PilihannyaMengenal Warehouse Management System

Warehouse management system (WMS) sangat dibutuhkan perusahaan agar bisa memudahkan pengelolaan dan penyimpanan barang di gudang. Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan WMS? Ini merupakan sebuah sistem atau perangkat lunak yang berfungsi untuk mempermudah manajemen pergudangan secara real-time, mulai dari penerimaan stok barang, penyimpanan stok ketersediaan di gudang, pengemasan produk hingga proses pengiriman ke konsumen.
Selain itu, software ini juga bisa membantu Anda dalam melacak pergerakan barang selama pengiriman, dari proses pengambilan hingga produk sampai ke tujuan. Dengan menggunakan WMS, perusahaan tak hanya bisa menghemat waktu tapi juga bisa membuat biaya operasional menjadi lebih efisien.
Proses WMS

Dalam pelaksanaanya, warehouse management system (WMS) harus melewati beberapa proses, di antaranya:
1. Penerimaan Produk

Proses pertama dalam sistem manajemen pergudangan adalah penerimaan produk atau receiving. Dalam tahapan ini, perusahaan menerima produk yang akan dimasukkan ke dalam gudang. Biasanya barang-barang tersebut akan ditempelkan barcode sebelum dimasukkan ke gudang dengan tujuan untuk memberikan detail informasi dan lokasi dari produk tersebut.
2. Penyimpanan

Tahapan selanjutnya yaitu proses penyimpanan barang di gudang. Dengan barcode yang ditempelkan pada barang-barang, Anda akan lebih mudah untuk mengetahui di mana lokasi barang disimpan di dalam gudang. Caranya cukup dengan memindai barcode tersebut.
3. Pengambilan Barang

Berikutnya, barang akan diambil dari gudang jika ada pesanan dari konsumen. Ini adalah proses yang cukup menghabiskan waktu dan rentan akan kesalahan. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa proses pengambilan barang berjalan dengan tepat.
4. Pengemasan

Setelah barang diambil dari tempat penyimpanan, kemudian akan dilakukan pengemasan atau packing. Pada proses ini, Anda harus memastikan keamanan paket agar bisa menghindari hal-hal yang tak diinginkan, seperti misalnya kerusakan barang sebelum dilakukan pengiriman.
5. Pengiriman

Proses dalam warehouse management system selanjutnya adalah pengiriman barang. Ini merupakan tahap akhir dari manajemen pergudangan hingga proses perjalanan barang ke alamat tujuan. Agar proses ini berhasil, maka Anda harus menentukan rute pengiriman, armada pengiriman hingga alamat konsumen yang tepat.
6. Pengembalian

Ini adalah proses ketika konsumen merasa tidak puas dengan produk yang dikirimkan oleh perusahaan. Apabila ini terjadi, maka perlu dilakukan pencatatan ulang atas barang yang dikembalikan. Data jumlah stok juga harus diperbaharui karena barang tersebut kembali disimpan dalam gudang.
7. Laporan

Pada sistem manajemen pergudangan, ini merupakan proses menyediakan laporan yang memuat informasi mengenai proses manajemen gudang dalam waktu periode tertentu. Umumnya informasi ini meliputi jumlah stok ketersediaan di gudang, pencatatan paket outbound, dan berbagai informasi lainnya.
Keunggulan WMS

Setelah mengetahui berbagai fungsi, lantas apa saja keunggulan dengan menerapkan warehouse management system ini? Berikut ini beberapa kelebihannya:
1. Kecepatan Proses Handling

Keunggulan dari sistem manajemen pergudangan yang bisa dinikmati yaitu kecepatan proses handling. Dengan WMS, proses manajemen gudang menjadi lebih cepat dan akurat karena dilakukan secara komputerisasi dan real-time. Jadi, waktu operasional pun menjadi lebih efisien.
2. Memudahkan Penyimpanan dan Pengecekan Barang

Selain itu, WMS menghadirkan kelebihan untuk penggunanya terutama dalam proses penyimpanan dan pengecekan barang. Hal ini karena barang yang masuk di gudang sudah disertai sistem barcode atau QR tag. Jadi, Anda hanya perlu memindai kode tersebut untuk bisa mengetahui lokasi barang yang dicari. Tentunya hal ini akan meminimalisir kesalahan peletakan barang.
3. Menghemat Budget untuk Biaya Peralatan

Di samping itu, WMS juga memungkinkan perusahaan untuk menghemat budget karena tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk membeli berbagai peralatan lainnya. Hanya dengan menggunakan laptop atau komputer, Anda langsung bisa menggunakan sistem ini.
4. Meningkatkan Pelayanan Konsumen
![]()
Adapun keunggulan lain dari penerapan WMS adalah bisa meningkatkan pelayanan terhadap konsumen. Pasalnya, sistem ini memungkinkan Anda untuk mengatur tanggal pengiriman dengan mudah dan melakukan proses pengiriman dengan lebih cepat dan efisien.
Mengelola Gudang dengan Distri

Jika Anda sedang mencari aplikasI WMS, salah satu pilihannya adalah aplikasi Distri. Ini merupakan aplikasi berbasis cloud yang menunjang segala aktivitas bisnis, termasuk manajemen pergudangan. Dengan menggunakan Distri, Anda bisa lebih mudah dalam mengelola dan menyimpan barang di gudang hingga akhirnya produk dikirimkan kepada konsumen atau alamat tujuan.
Keuntungan lainnya yaitu harga aplikasi Distri lebih rendah dibandingkan aplikasi lainnya. Jadi, Anda bisa menikmati segala fitur mumpuni Distri untuk mengoptimalkan manajemen gudang, tapi tetap bisa menghemat anggaran.
Baca jugaMengenal Arti Laporan Stok Barang, Manfaat, dan Cara BuatItulah informasi tentang warehouse management system (WMS) yang sangat berguna untuk memaksimalkan manajemen pergudangan di perusahaan Anda. Dengan WMS, Anda bisa mencegah terjadinya kesalahan penyimpanan dan pengelolaan barang yang bisa menimbulkan kerugiaan. Pastikan untuk memiliki WMS, seperti Distri agar Anda bisa menikmati manfaatnya secara maksimal. Jika tertarik dan ingin tahu lebih banyak tentang Distri, Anda bisa menghubungi link ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu WMS?
WMS atau Warehouse Management System adalah sistem atau perangkat lunak untuk mempermudah manajemen pergudangan secara real-time, mulai dari penerimaan stok, penyimpanan, pengemasan, hingga pengiriman ke konsumen.
Apa saja proses dalam WMS?
Penerimaan produk (receiving), penyimpanan, pengambilan barang, pengemasan, pengiriman, pengembalian barang, dan penyusunan laporan pergudangan.
Apa keunggulan menggunakan WMS?
Proses handling lebih cepat dan akurat, lokasi barang lebih mudah dicek, biaya peralatan lebih hemat karena cukup memakai komputer, dan pengiriman ke konsumen lebih teratur.
Fitur gudang apa yang tersedia di Distri?
Distri mendukung stok lebih dari satu gudang, mutasi dan transfer stok antar gudang, adjustment dari stock opname, perhitungan COGS, dan notifikasi reorder level melalui modul Aplikasi Inventori.


