Langsung ke konten

Distribusi

Apa itu Wholesale? Cek Definisi, Jenis, dan Kelebihannya

Oleh Tim Distri · · 4 menit baca

Apa itu Wholesale? Cek Definisi, Jenis, dan Kelebihannya
Daftar isi
  1. Apa itu Wholesale?
  2. Jenis-Jenis Wholesale
  3. 1. Merchant Wholesaler
  4. 2. Agen atau Broker
  5. 3. Manufacturers’ Sales Branches and Offices
  6. 4. Speciality Wholesaler
  7. 5. Jobber Wholesaler
  8. 6. Cash and Carry Wholesale
  9. 7. Rack Jobber
  10. 8. Dropshipper
  11. 9. Internet Wholesale
  12. Kelebihan Wholesale
  13. 1. Mendapatkan Harga Grosir
  14. 2. Permintaan yang Lebih Stabil
  15. 3. Keuntungan dalam Jangka Panjang

Ringkasan

  • Wholesale (grosir) adalah model bisnis membeli produk dalam jumlah besar dari pabrik atau produsen dengan harga rendah, lalu menjualnya kembali kepada pengecer atau konsumen dengan harga lebih tinggi.
  • Jenisnya: merchant wholesaler, agen atau broker, kantor cabang penjualan produsen, speciality wholesaler (kategori tertentu), jobber wholesaler (otomotif), dan cash and carry (pengecer memilih, membayar tunai, dan membawa sendiri).
  • Kunci wholesale yang efektif adalah memilih produk yang sedang tren dan paling banyak dibutuhkan.

Dalam dunia bisnis, ada berbagai ragam istilah yang digunakan. Salah satunya yaitu wholesale, apa itu wholesale? Jika diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa Indonesia, wholesale artinya grosir atau borongan atau penjualan secara besar-besaran. Ini merupakan istilah yang banyak diimplementasikan oleh para pelaku bisnis.

Lantas, apa saja jenis dan kelebihannya dalam bisnis? Simak selengkapnya dalam artikel ini!

Baca jugaProduct Knowledge Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Cara Meningkatkannya

Apa itu Wholesale?

Apa itu Wholesale?

Jika Anda bertanya apa itu wholesale, secara definisi wholesale adalah sebuah model bisnis yang merujuk pada pembelian produk dalam kuantitas besar dari pabrik atau produsen dengan harga yang lebih rendah. Lalu, produk tersebut dijual kembali kepada pengecer atau konsumen dengan harga yang lebih tinggi, sehingga dapat meningkatkan margin keuntungan perusahaan.

Untuk bisa menerapkan wholesale dengan efektif, perusahaan harus pandai dalam mengidentifikasi produk yang sedang tren di pasar dan paling banyak dibutuhkan oleh konsumen. Hal ini akan memungkinkan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dengan volume penjualan tinggi.

Jenis-Jenis Wholesale

Jenis-Jenis Wholesale

Selain penting untuk mengetahui apa itu wholesale, Anda juga harus memahami berbagai jenisnya dalam dunia bisnis.

1. Merchant Wholesaler

1. Merchant Wholesaler

Ini merupakan pedagang wholesale yang melakukan pembelian produk dalam volume besar dengan harga lebih rendah. Nantinya produk tersebut akan dijual kembali oleh merchant wholesaler dengan harga yang lebih tinggi. Biasanya mereka memiliki product knowledge yang tinggi.

2. Agen atau Broker

2. Agen atau Broker

Mungkin Anda sudah familiar dengan istilah ini, agen atau broker merupakan perantara transaksi jual beli antara wholesaler dan distributor resmi. Jadi, tugas agen adalah membantu wholesaler untuk mencari distributor yang menjual produk berkualitas tinggi dengan harga rendah.

3. Manufacturers’ Sales Branches and Offices

3. Manufacturers’ Sales Branches and Offices

Ketika berbicara perihal apa itu wholesale, manufacturers’ sales branches and offices merupakan salah satu jenisnya. Manufacturers’ sales branches and offices bertugas untuk mendistribusikan produk dari perusahaan atau produsen ke pengecer dan konsumen akhir.

Pada divisi distribusi, kegiatan yang terjadi di dalamnya adalah seseorang atau pihak yang memiliki tugas mendistribusikan suatu produk dari perusahaan manufaktur. Pihak yang berperan sebagai divisi distribusi manufaktur ini terikat dengan regulasi perusahaan.

4. Speciality Wholesaler

4. Speciality Wholesaler

Jenis wholesaler selanjutnya lebih berfokus untuk menjual produk-produk dalam kategori tertentu, misalnya produk fashion, makanan, minuman, elektronik, dan sebagainya. Speciality wholesaler perlu memiliki pengetahuan mendalam tentang produk yang dijual.

5. Jobber Wholesaler

5. Jobber Wholesaler

Jobber wholesaler ini merupakan perantara transaksi jual beli dalam industri otomotif. Contohnya, menyediakan perlengkapan otomotif dan suku cadang ke bengkel.

6. Cash and Carry Wholesale

6. Cash and Carry Wholesale

Selain itu, ada juga cash and carry wholesale. Jenis wholesaler ini melayani pengecer yang datang untuk memilih produk secara langsung, membeli produk secara tunai dan membawa produknya sendiri. Umumnya, cash and carry wholesale digunakan untuk bisnis berskala kecil.

7. Rack Jobber

7. Rack Jobber

Jenis wholesaler berikutnya adalah rack jobber. Tugasnya meliputi pengelolaan stok dan rak display pada toko pengecer, serta pengelolaan penjualan produk di toko itu.

8. Dropshipper

8. Dropshipper

Dropshipper bertugas untuk mengambil pesanan produk dari perusahaan atau pengecer untuk dikirimkan ke pelanggan jika ada permintaan, umumnya para dropshipper tidak menyimpan stok produk tersebut. Model bisnis ini bisa meminimalisir kelebihan stok ketersediaan.

9. Internet Wholesale

9. Internet Wholesale

Selanjutnya adalah internet wholesale. Jenis wholesale ini biasanya menawarkan produk dalam volume besar menggunakan internet atau platform digital. Jadi, konsumen bisa membeli produk secara daring, produk yang dipesan akan dikirimkan langsung dari gudang atau pabrik.

Kelebihan Wholesale

Kelebihan Wholesale

Setelah Anda memahami apa itu wholesale dan berbagai jenisnya, mari kenali juga berbagai kelebihan dari model bisnis ini.

1. Mendapatkan Harga Grosir

1. Mendapatkan Harga Grosir

Salah satu keuntungan dari wholesale adalah memungkinkan Anda untuk mendapatkan harga grosir yang lebih rendah jika membeli produk dalam volume besar. Jadi, perusahaan dapat memperoleh margin keuntungan yang lebih besar ketika menjualnya kembali ke pengecer atau konsumen akhir.

2. Permintaan yang Lebih Stabil

2. Permintaan yang Lebih Stabil

Selain itu, wholesale juga menciptakan permintaan pelanggan yang stabil dan lebih mudah diprediksi. Hal ini akan membuat perencanaan inventaris menjadi lebih efisien.

3. Keuntungan dalam Jangka Panjang

3. Keuntungan dalam Jangka Panjang

Adapun kelebihan lainnya dari wholesale yakni memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Biasanya perusahaan yang berhasil membangun hubungan dengan produsen, akan memperoleh banyak diskon khusus, dan penawaran menarik lainnya.

Apabila Anda menghadapi kesulitan untuk menerapkan model bisnis wholesale, tak perlu khawatir. Anda bisa memanfaatkan aplikasi bisnis Distri untuk mempermudah semua kegiatan bisnis Anda. Aplikasi ini akan membantu Anda untuk mengoptimalkan manajemen penjualan hingga pencatatan keuntungan secara akurat. Bahkan, aplikasi Distri juga menyediakan laporan analisis yang memudahkan Anda untuk memutuskan strategi yang tepat. Harga aplikasi Distri juga sangat terjangkau sehingga Anda tetap bisa menghemat anggaran perusahaan dengan baik.

Baca juga9 Contoh Strategi Pemasaran Produk yang Mudah tapi Efektif

Itulah ulasan lengkap tentang apa itu wholesale, jenis, dan berbagai kelebihannya dalam dunia bisnis. Dengan model bisnis ini, perusahaan bisa mendapatkan margin keuntungan yang lebih besar!

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu wholesale?

Model bisnis grosir: membeli produk dalam jumlah besar dengan harga rendah dari produsen, lalu menjualnya kembali kepada pengecer atau konsumen.

Apa saja jenis wholesale?

Merchant wholesaler, agen atau broker, kantor cabang penjualan produsen, speciality wholesaler, jobber wholesaler, dan cash and carry wholesale.

Apa itu cash and carry wholesale?

Grosir yang melayani pengecer yang datang langsung, memilih produk, membayar tunai, dan membawa barangnya sendiri.