Pakai 6 Tips Sales Management Ini agar Tak Pusing Kelola Tim Lapangan
Oleh Tim Distri · · Diperbarui · 3 menit baca

Ringkasan
- Sales management mencakup pengelolaan, pengembangan, dan pengendalian penjualan, termasuk merekrut, menugaskan, mengawasi, dan memotivasi sales force.
- Pengelolaan tim yang tidak serius bisa menyebabkan turnover tinggi dan target penjualan tidak tercapai.
- Enam tips: tetapkan tujuan bisnis, pilih kandidat yang kompeten, beri pelatihan dan pembinaan, tetapkan target dan KPI tim, jalankan rencana aktivitas dengan monitoring rutin, serta jaga motivasi dan beri apresiasi.
Sales management adalah pengelolaan, pengembangan, dan pengendalian penjualan, termasuk merekrut, menugaskan, mengawasi, dan memotivasi tim sales. Artikel ini membahas enam tips agar tim lapangan lebih mudah dikelola.
Hingga saat ini, sales management atau pengelolaan sales force masih menjadi tantangan besar bagi para pelaku usaha, khususnya usaha distribusi. Padahal, tim lapangan (sales force)menjadi salah satu ujung tombak dalam keberhasilan bisnis.
Program pengembangan dan pemberdayaan sales force terkadang hanya sekedar rutinitas. Padahal, jika pengelolaan sales force tidak dilakukan secara intense & personalized, masalah-masalah seperti tingginya turn over karyawan hingga berdampak ke pencapaian target yang menurun bisa saja terjadi. Di sinilah sales management yang tepat memegang peranan penting.
Sales management sendiri mencakup seluruh proses pengelolaan, pengembangan dan pengendalian penjualan, pengoordinasian operasi penjualan, hingga penerapan teknik-teknik yang membantu bisnis untuk mencapai, bahkan melampaui target penjualannya. Termasuk merekrut, menugaskan, mengawasi, serta memotivasi sales force.
Baca juga3 Benefit dalam Satu Aplikasi Bisnis Ini Dapat Meningkatkan Bisnismu!Mengapa sales management penting?
Tak hanya pengelolaan sales force, sales management juga memberikan banyak kontribusi untuk bisnis. Secara keseluruhan, menurut The Investors Book, sales management memiliki beberapa manfaat:
- Merealisasikan tujuan perusahaan
- Mengelola tenaga penjualan
- Perencanaan strategi yang lebih baik
- Memaksimalkan penjualan
- Membangun relasi yang kuat
- Mengoptimalkan distribusi
- Membantu pengambilan keputusan manajemen
- Meningkatkan profitabilitas
- Mengembangkan masing-masing personel
- Pengembangan produk
Dari beberapa poin di atas, pengelolaan tenaga penjualan (sales force) merupakan salah satu hal krusial yang harus diperhatikan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis. Sales force biasanya bekerja sama dengan divisi penjualan dan marketing. Ditambah lagi, mereka juga berhubungan langsung dengan pelanggan sehingga secara otomatis menjadi wajah atau representatif bisnis.
6 Tips Sales Management
Untuk membuat tim sales yang maksimal, terapkan beberapa tips berikut:
- Tetapkan tujuan bisnis: Untuk membuat strategi penjualan yang tepat harus disesuaikan dengan tujuan bisnis. Mulai dari pembentukan struktur tim penjualan, eksekusi strategi, hingga sistem dan prosedur penjualan.
- Pemilihan kandidat: Pilihlah kandidat yang memenuhi standar kompetensi yang diperlukan, yang setidaknya memiliki pengetahuan atau skill yang relevan dengan fungsi tim penjualan dan tujuan perusahaan.
- Pelatihan dan pembinaan: Pengenalan lingkungan, budaya dan aturan dasar perusahaan sangat diperlukan oleh sales force yang baru direkrut. Begitu juga pelatihan dan pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan, terutama mentalitas dan sikap, untuk membangun tim yang berkualitas.
- Tetapkan tujuan tim penjualan: Berbeda dengan tujuan perusahaan, tujuan tim penjualan dibuat lebih spesifik. Misalnya target penjualan, dan KPI (Key Performance Indicator). Setelah itu, lakukan monitoring progres secara rutin.
- Pengelolaan tim penjualan: Setelah tujuan tim penjualan ditetapkan, strategi dapat lebih mudah dibuat. Di sinilah strategi tersebut harus direalisasikan menjadi rencana aktivitas. Tentukan kewajiban masing-masing fungsi dan lakukan monitoring rutin program yang telah dibuat.
- Motivasi tim: Hal terakhir yang tak kalah penting, dukungan dan motivasi untuk sales force. Kedekatan dengan tim menjadi faktor yang cukup mempengaruhi kinerja tim sales. Hal ini bisa dilakukan dengan mengadakan kegiatan seperti team building, atau games-games kecil. Apresiasi juga penting untuk meningkatkan semangat mereka dalam bekerja.

Pengelolaan sales force yang dilakukan dengan tepat dapat meningkatkan fungsi bisnis secara keseluruhan, mulai dari meningkatkan performa hingga penjualan bisnis. Aplikasi sales force management sepertiDistrisangat cocok untuk membantu Anda memudahkan pekerjaan sales force.
Program Distri didesain khusus untuk menyederhanakan tugas sales force dengan mengotomatiskan tugas mereka. Terintegrasi dengan omnichannel, serta dilengkapi berbagai fitur unggulan yang membantu Anda melihat proses penjualan secara lebih transparan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu sales management?
Seluruh proses pengelolaan, pengembangan, dan pengendalian penjualan, termasuk merekrut, menugaskan, mengawasi, dan memotivasi tim penjualan agar target tercapai.
Mengapa sales management penting untuk distributor?
Tim lapangan adalah ujung tombak penjualan dan berhubungan langsung dengan pelanggan; tanpa pengelolaan yang baik, turnover karyawan bisa tinggi dan pencapaian target menurun.
Bagaimana cara mengelola tim sales lapangan?
Tetapkan tujuan bisnis dan target tim (termasuk KPI), rekrut kandidat yang kompeten, beri pelatihan berkelanjutan, ubah strategi menjadi rencana aktivitas yang dipantau rutin, serta jaga motivasi dengan apresiasi.


